Yehezkiel 38-39 Tentang "Serangan Gog dari Magog terhadap umat Allah" Seri Nabi Besar by Febrian
28 Januari 2026
Yehezkiel 38-39 Tentang "Serangan Gog dari Magog terhadap umat Allah" Seri Nabi Besar
Shaloom Bapak Ibu Saudara/i yang terkasih dalam Kristus Yesus. Dalam bagian pertama ini kita akan melihat Allah memerintahkan raja Gog dari tanah Magog untuk menyerang Israel yang sedang dalam keadaan tenang, namun pada akhirnya Ia membela umat-Nya juga. Semoga Allah memberi hikmat dan pengertian-Nya agar kita dapat memahami arti firman Tuhan tersebut. Tuhan Yesus memberkati.
Yehezkiel 38:1-6
Firman TUHAN tentang Gog di tanah Magog
Datanglah firman TUHAN kepadaku:
"Hai anak manusia, tujukanlah mukamu kepada Gog di tanah Magog, yaitu raja
agung negeri Mesekh dan Tubal dan bernubuatlah melawan dia dan katakanlah:
Beginilah firman Tuhan ALLAH:
Lihat, Aku akan menjadi lawanmu, hai Gog raja agung negeri Mesekh dan Tubal.
Aku akan menarik engkau dengan mengenakan kelikir pada rahangmu dan membawa
engkau ke luar beserta seluruh tentaramu, yaitu pasukan berkuda, semuanya
berpakaian lengkap, suatu kumpulan orang banyak dengan perisai besar dan
kecil dan semuanya berpedang di tangannya. Orang Persia, Etiopia, dan Put
menyertai mereka dan semuanya dengan perisai dan ketopong; orang Gomer
dengan seluruh bala tentaranya, Bet-Togarma dari utara sekali dengan seluruh
bala tentaranya, banyak bangsa menyertai engkau.
Dalam Yehezkiel 38, Tuhan menyebut beberapa nama bangsa dan tokoh yang pada zaman itu nyata dikenal sebagai kekuatan besar dan menakutkan, terutama dari arah utara Israel. Firman ini bukan dongeng, melainkan memakai nama-nama yang akrab bagi pendengar Yehezkiel.
1. Gog
Gog bukan nama pribadi yang jelas seperti Daud atau Nebukadnezar. Dalam Alkitab, Gog lebih tepat dipahami sebagai tokoh simbolis, yaitu pemimpin besar, penguasa militer tertinggi, atau figur representatif dari kekuatan yang memusuhi Allah dan umat-Nya. Yehezkiel menggambarkan Gog sebagai raja agung, panglima besar, bukan sekadar kepala suku kecil. Jadi Gog adalah gambaran pemimpin puncak dari kekuatan anti-Allah, siapa pun wujud historisnya di zaman tertentu.
2. Tanah Magog
Magog dikenal sejak Kejadian 10 sebagai keturunan Yafet, anak Nuh. Dalam tradisi Alkitab dan sumber-sumber kuno, Magog sering dikaitkan dengan bangsa-bangsa di wilayah utara jauh Israel, kemungkinan besar wilayah sekitar Asia Kecil bagian utara, Kaukasus, atau daerah stepa Eurasia. Bagi orang Israel, “Magog” berarti negeri asing yang jauh, liar, dan berbahaya.
3. Mesekh dan Tubal
Mesekh dan Tubal juga dikenal dari Kejadian 10. Dalam catatan sejarah Asyur dan Yunani kuno, Mesekh dan Tubal sering dihubungkan dengan suku-suku di Asia Kecil (Turki modern). Mereka terkenal sebagai bangsa pejuang, pedagang senjata, dan penyerang yang tangguh. Bagi Yehezkiel, menyebut Mesekh dan Tubal berarti menunjuk pada kekuatan militer dari utara yang sudah lama ditakuti.
4. Persia
Persia adalah kerajaan besar yang sangat nyata secara historis. Ini menunjuk pada wilayah Iran modern. Persia pada masa Yehezkiel mulai bangkit sebagai kekuatan dunia. Penyebutan Persia menunjukkan bahwa serangan ini bukan kecil-kecilan, tetapi melibatkan kekuatan internasional besar.
5. Etiopia
Dalam teks Ibrani disebut Kush. Ini menunjuk pada wilayah selatan Mesir, kira-kira Sudan atau Etiopia modern. Kush dikenal sebagai bangsa kuat dengan pasukan terlatih. Dalam pandangan Israel, Kush melambangkan kekuatan dari selatan.
6. Put
Put biasanya dihubungkan dengan wilayah Afrika Utara, kemungkinan Libya. Put sering disebut dalam Alkitab sebagai bangsa prajurit bayaran dan sekutu militer. Ini menambah gambaran bahwa Gog tidak datang sendirian, melainkan membawa aliansi luas.
7. Gomer
Gomer juga keturunan Yafet. Dalam sejarah kuno, Gomer sering dikaitkan dengan bangsa Kimmeria, suku pengembara dari utara yang terkenal brutal dan destruktif. Bagi orang Israel, nama Gomer berarti bangsa yang datang dari arah yang jauh dan tidak dikenal dengan belas kasihan.
8. Bet-Togarma
Bet-Togarma berarti “rumah Togarma”. Wilayah ini sering dihubungkan dengan Armenia atau Asia Kecil bagian timur. Dalam Yehezkiel, Togarma dikenal sebagai penyedia kuda perang. Ini kembali menekankan kekuatan militer Gog yang sangat besar.
Nama-nama di atas tersebut menunjukkan satu hal penting, yaitu Allah sengaja menyebut bangsa-bangsa dari utara, selatan, timur, dan barat. Artinya, Gog bukan sekadar satu negara, tetapi gambaran koalisi besar bangsa-bangsa dunia yang bersatu melawan rencana Allah, namun akan "dipergunakan"-Nya untuk menghukum umat Pilihan-Nya, yaitu Israel.
Yehezkiel 38:7
Bersedialah dan bersiaplah engkau dengan semua kumpulan orang yang menggabungkan diri dengan engkau dan jadilah pelindung bagi mereka. Sesudah waktu yang lama sekali engkau akan mendapat perintah;
pada hari yang terkemudian engkau akan datang di sebuah negeri yang dibangun kembali sesudah musnah karena perang, dan engkau menuju suatu bangsa yang dikumpul dari tengah-tengah banyak bangsa di atas gunung-gunung Israel yang telah lama menjadi reruntuhan. Bangsa ini telah dibawa ke luar dari tengah bangsa-bangsa dan mereka semuanya diam dengan aman tenteram.
Engkau muncul seperti angin badai dan datang seperti awan yang menutupi seluruh bumi, engkau beserta seluruh bala tentaramu dan banyak bangsa menyertai engkau.
Beginilah firman Tuhan ALLAH:
Pada hari itu timbullah niat dalam hatimu dan engkau membuat rancangan
jahat. Engkau berkata:
Aku akan bangkit bergerak menyerang tanah yang kota-kotanya tanpa tembok dan akan mendatangi orang-orang yang hidup tenang-tenang dan diam dengan aman tenteram; mereka semuanya diam tanpa tembok atau palang atau pintu gerbang. Engkau bermaksud untuk merampas dan menjarah dan mengacungkan tanganmu terhadap reruntuhan-reruntuhan yang sudah didiami kembali dan menyerang umat-Ku yang dikumpulkan dari tengah bangsa-bangsa. Mereka sudah mempunyai ternak dan harta benda dan mereka diam di pusat bumi.
Negeri Syeba dan Dedan beserta pembeli-pembeli barangnya, negeri Tarsis beserta pedagang-pedagangnya akan berkata kepadamu:
Apakah engkau datang untuk merampas dan mengumpulkan sekutumu untuk menjarah, untuk mengangkut perak dan emas, untuk melarikan ternak dan harta benda dan untuk melakukan perampasan yang hebat sekali?
Sebab itu, bernubuatlah, hai anak manusia dan katakanlah kepada Gog:
Beginilah firman Tuhan ALLAH:
Ketika umat-Ku Israel sedang diam dengan aman tenteram, pada waktu itulah engkau akan bergerak dan datang dari tempatmu dari utara sekali, engkau dengan banyak bangsa yang menyertai engkau, mereka semuanya mengendarai kuda, suatu kumpulan yang besar dan suatu pasukan yang kuat. Engkau bangkit melawan umat-Ku Israel seperti awan yang menutupi seluruh bumi. Pada hari yang terkemudian akan terjadi hal itu dan Aku akan membawa engkau untuk melawan tanah-Ku, supaya bangsa-bangsa mengenal Aku, pada saat Aku menunjukkan kekudusan-Ku kepadamu di hadapan mereka, hai Gog.
Beginilah firman Tuhan ALLAH:
Engkaulah itu tentang siapa Aku sudah berfirman pada hari-hari dahulu kala dengan perantaraan hamba-hamba-Ku, yaitu nabi-nabi Israel, yang bertahun-tahun bernubuat pada waktu itu, bahwa Aku akan membawa engkau melawan umat-Ku. Pada waktu itu, pada saat Gog datang melawan tanah Israel, demikianlah firman Tuhan ALLAH, amarah-Ku akan timbul. Dalam murka-Ku, dalam cemburu-Ku dan dalam api kemurkaan-Ku Aku akan berfirman:
Pada hari itu pasti terjadi
- gempa bumi yang dahsyat di tanah Israel.
- Ikan-ikan di laut, burung-burung di udara, binatang-binatang hutan, segala binatang melata yang merayap di bumi dan semua manusia yang ada di atas bumi akan gentar melihat wajah-Ku.
- Gunung-gunung akan runtuh, lereng-lereng gunung akan longsor dan tiap tembok akan roboh ke tanah.
- Dan Aku akan memanggil segala macam kekejutan terhadap Gog, demikianlah firman Tuhan ALLAH, sehingga
- pedang seorang akan memakan yang lain.
- Aku akan menghukum dia dengan sampar dan tumpahan darah;
- Aku akan menurunkan hujan lebat, rambun, api dan hujan belerang ke atasnya dan ke atas tentaranya dan ke atas banyak bangsa yang menyertai dia.
Yehezkiel 39:1-29
Dan engkau, anak manusia, bernubuatlah melawan Gog dan katakanlah:
Beginilah firman Tuhan ALLAH:
Lihat,
- Aku akan menjadi lawanmu, hai Gog raja agung negeri Mesekh dan Tubal dan
- Aku akan menarik dan menuntun engkau dan
- Aku akan mendatangkan engkau dari utara sekali dan membawa engkau ke gunung-gunung Israel.
- Aku akan memukul tangan kirimu sehingga busurmu jatuh dan membuat panah-panahmu berjatuhan dari tangan kananmu.
- Di atas gunung-gunung Israel engkau akan rebah dengan seluruh bala tentaramu beserta bangsa-bangsa yang menyertai engkau; dan
- engkau akan Kuberikan kepada burung-burung buas dari segala jenis dan kepada binatang-binatang buas menjadi makanannya.
- Engkau akan rebah di padang, sebab Aku yang mengatakannya, demikianlah firman Tuhan ALLAH.
- Aku mendatangkan api ke atas Magog dan ke atas orang-orang yang diam di daerah pesisir dengan aman tenteram, dan mereka akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN.
- Aku akan menyatakan nama-Ku yang kudus di tengah-tengah umat-Ku Israel dan
- Aku tidak lagi membiarkan nama-Ku yang kudus dinajiskan, sehingga bangsa-bangsa akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN, Yang Mahakudus di Israel. Sungguh, pasti datang dan terjadi, yaitu hari yang sudah Kufirmankan.
- Dan yang diam di kota-kota Israel akan keluar dan menyalakan api serta membakar semua perlengkapan senjata Gog, yaitu perisai kecil dan besar, busur dan panah, tongkat pemukul dan tombak, dan mereka membakarnya selama tujuh tahun. Mereka tidak akan mengambil kayu dari hutan belukar atau membelah kayu api di hutan-hutan, sebab mereka akan menyalakan api itu dengan perlengkapan senjata itu.
- Mereka akan merampas orang-orang yang merampas mereka dan menjarah orang-orang yang menjarah mereka, demikianlah firman Tuhan ALLAH.
Maka pada hari itu Aku akan memberikan kepada Gog suatu tempat, di mana ia akan dikubur di Israel, yaitu Lembah Penyeberangan di sebelah timur dari laut dan kuburan itu akan menghalangi orang-orang yang menyeberang. Di sana Gog akan dikubur dengan semua khalayak ramai yang mengikutinya dan tempat itu akan disebut Lembah Khalayak Ramai Gog. Kaum Israel akan mengubur mereka selama tujuh bulan dengan maksud mentahirkan tanah itu. Dan seluruh penduduk negeri turut menguburnya dan hal itu menjadikan mereka kenamaan pada hari Aku menyatakan kemuliaan-Ku, demikianlah firman Tuhan ALLAH.
Beberapa orang dikhususkan untuk terus-menerus menjelajahi seluruh tanah itu untuk mengubur orang-orang yang masih bergelimpangan di atas tanah dengan maksud mentahirkannya. Sesudah lewat yang tujuh bulan itu mereka akan memeriksa tanah itu.
Kalau mereka menjelajahinya dan seorang menjumpai sepotong tulang manusia, maka ia harus meletakkan batu di sampingnya sebagai tanda sampai tukang-tukang kubur menguburkannya di Lembah khalayak Ramai Gog. -- Dan ada juga nama kota Hamona--.Dengan demikian mereka mentahirkan tanah itu.
Dan engkau, anak manusia, beginilah firman Tuhan ALLAH:
Katakanlah kepada segala jenis burung-burung dan segala binatang buas:
Berkumpullah kamu dan datanglah, berhimpunlah kamu dari segala penjuru pada perjamuan korban yang Kuadakan bagimu, yaitu suatu perjamuan korban yang besar di atas gunung-gunung Israel; kamu akan makan daging dan minum darah. Daging para pahlawan akan kamu makan dan darah para pemimpin dunia akan kamu minum, mereka semuanya ibarat domba jantan, anak domba, kambing jantan dan lembu jantan, ternak gemukan dari Basan. Kamu akan makan lemak sampai kamu kenyang dan minum darah sampai kamu menjadi mabuk pada perjamuan korban yang Kuadakan bagimu. Kamu akan menjadi kenyang pada perjamuan-Ku dengan makanan: kuda dan penunggangnya, pahlawan dan semua orang perang, demikianlah firman Tuhan ALLAH.
Aku akan membuat kuasa kemuliaan-Ku berlaku atas bangsa-bangsa dan mereka semua melihat hukuman yang akan Kujatuhkan dan melihat tangan-Ku yang akan memukul mereka. Dan kaum Israel akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN, Allah mereka, mulai hari itu dan seterusnya. Dan bangsa-bangsa akan mengetahui bahwa karena kesalahannya kaum Israel harus pergi ke dalam pembuangan, dan sebab mereka berobah setia terhadap Aku, Aku menyembunyikan wajah-Ku terhadap mereka.
Dan Aku menyerahkan mereka ke dalam tangan lawan-lawannya dan mereka semuanya mati rebah oleh pedang. Selaras dengan kenajisan dan durhaka mereka Kuperlakukan mereka dan Kusembunyikan wajah-Ku terhadap mereka.
Oleh sebab itu beginilah firman Tuhan ALLAH:
Sekarang, Aku akan memulihkan keadaan Yakub dan akan menyayangi seluruh kaum Israel dan cemburu-Ku timbul untuk mempertahankan nama-Ku yang kudus. Mereka akan melupakan noda mereka dan segala ketidaksetiaan mereka, yang dilakukannya terhadap Aku, kalau mereka sudah diam kembali di tanah mereka dengan aman tenteram dengan tidak dikejutkan oleh apapun, dan kalau Aku sudah membawa mereka kembali dari tengah bangsa-bangsa dan mengumpulkan mereka dari tanah musuh-musuh mereka dan pada saat Aku menunjukkan kekudusan-Ku kepada mereka di hadapan bangsa-bangsa yang banyak. Dan mereka akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN, Allah mereka, yang membawa mereka ke dalam pembuangan di tengah bangsa-bangsa dan mengumpulkan mereka kembali di tanahnya dan Aku tidak membiarkan seorangpun dari padanya tinggal di sana. Aku tidak lagi menyembunyikan wajah-Ku terhadap mereka, kalau Aku mencurahkan Roh-Ku ke atas kaum Israel, demikianlah firman Tuhan ALLAH."
Gog dan Magog dalam Kitab Lain
Wahyu 20:7-9
"Dan setelah masa seribu tahun itu berakhir, Iblis akan dilepaskan dari penjaranya, dan ia akan keluar untuk menyesatkan bangsa-bangsa di keempat penjuru bumi, yaitu Gog dan Magog, dan mengumpulkan mereka untuk berperang; jumlah mereka sama seperti pasir di laut. Maka naiklah mereka ke seluruh penjuru bumi, lalu mengepung perkemahan orang-orang kudus dan kota yang dikasihi itu, tetapi dari langit turunlah api dan menghanguskan mereka."
Kitab Wahyu secara sengaja memakai kembali istilah Gog dan Magog yang telah diperkenalkan lebih dahulu oleh nabi Yehezkiel. Ini menunjukkan bahwa nubuat Yehezkiel 38–39 tidak berhenti pada satu peristiwa sejarah tertentu, tetapi mempunyai makna yang lebih luas dan bersifat nubuatan akhir zaman. Dalam Wahyu, Gog dan Magog bukan lagi dipahami sebagai satu bangsa tertentu, melainkan sebagai gambaran kolektif dari seluruh kekuatan dunia yang, dipengaruhi oleh Iblis, bangkit melawan pemerintahan Allah dan umat-Nya.
Hubungan Yehezkiel 38–39 dengan Wahyu 20 terletak pada satu pesan utama yang sama: Allah tetap berdaulat penuh atas sejarah, bahkan atas pemberontakan terbesar yang tampaknya mengancam umat-Nya. Baik dalam Yehezkiel maupun Wahyu, Gog dan seluruh sekutunya tidak bertindak di luar kendali Allah. Mereka hanya bergerak sejauh Allah mengizinkan, dan pada akhirnya mereka dihancurkan bukan oleh kekuatan manusia, melainkan oleh campur tangan langsung Allah sendiri.
Dengan demikian, Yehezkiel 38–39 dapat dipahami sebagai gambaran nubuat tentang serangan besar terhadap umat Allah, sedangkan Wahyu 20 menunjukkan puncak dan akhir dari semua perlawanan terhadap Allah. Keduanya menegaskan bahwa sejarah tidak berakhir dengan kemenangan kejahatan, tetapi dengan penyataan kekudusan, keadilan, dan kemuliaan Allah di hadapan seluruh bangsa.
Jadi melalui kisah Gog dan Magog, Tuhan mengajar bahwa masa aman dan tenteram tidak selalu berarti tidak ada ancaman. Umat Allah bisa saja hidup tenang, dipulihkan, dan diberkati, namun tetap berada di tengah dunia yang suatu saat akan menentang nilai-nilai kebenaran. Akan tetapi, firman Tuhan menegaskan bahwa perlindungan sejati umat-Nya tidak terletak pada tembok, kekuatan militer, atau strategi manusia, melainkan pada kesetiaan Allah sendiri.
Pesan Tuhan bagi kita umat percaya, adalah bahwa kita harus hidup berjaga-jaga, rendah hati, dan tetap setia. Allah tidak memanggil umat-Nya untuk hidup dalam ketakutan terhadap Gog dan Magog versi zaman apa pun, melainkan untuk hidup dalam ketaatan dan pengudusan diri. Pada waktunya, Allah sendiri yang akan menyatakan kekudusan dan kemuliaan-Nya, dan umat-Nya akan melihat bahwa tidak satu pun musuh dapat menggagalkan rencana keselamatan Allah.
Bagi umat percaya masa kini, pengharapan terbesar bukanlah pada stabilitas dunia, melainkan pada janji bahwa Allah tidak akan pernah meninggalkan umat-Nya. Seperti dalam Yehezkiel dan Wahyu, akhir dari sejarah selalu berpihak pada Allah, dan mereka yang berlindung kepada-Nya tidak akan dipermalukan.
TUHAN itu Allah yang cemburu dan pembalas,
TUHAN itu pembalas dan penuh kehangatan amarah;
TUHAN membalas para lawan-Nya
dan menyimpan murka bagi musuh-musuh-Nya.
Nahum 1:2
Amin.

Komentar
Posting Komentar