Yehezkiel 16 Part 2 Tentang "Kesombongan mendahului kehancuran" Seri Nabi Besar by Febrian

11 Januari 2026

Image made by Gemini AI

Yehezkiel 16 Part 2 Tentang "Kesombongan mendahului kehancuran" Seri Nabi Besar

Shaloom Bapak Ibu Saudara/i yang terkasih dalam Kristus Yesus. Dalam Kesempatan ini kita akan merenungkan bersama mengenai betapa kecewanya Allah melihat Yerusalem yang diangkat dari bayi terbuang menjadi mempelai-Nya ternyata melakukan persundalan dengan Berhala. Ini semua karena kesombongan Yerusalem, yang merupakan kekejian bagi Allah. 

Semoga kita semua bisa mendapat berkat dari firman Tuhan tersebut. Tuhan Yesus memberkati.

Yehezkiel 16 <-- Klik di sini untuk membaca seluruh ayat

Yehezkiel 16:15-52

Persundalan Yerusalem dan hukumannya

"Tetapi engkau mengandalkan kecantikanmu dan engkau seumpama bersundal dalam menganggarkan ketermasyhuranmu dan engkau menghamburkan persundalanmu kepada setiap orang yang lewat. Engkau mengambil dari pakaian-pakaianmu untuk membuat bukit-bukit pengorbananmu berwarna-warni dan engkau bersundal di situ; seperti itu belum pernah terjadi dan tidak akan ada lagi. Engkau mengambil juga perhiasan-perhiasanmu yang dibuat dari emas-Ku dan perak-Ku, yang Kuberikan kepadamu, dan engkau membuat bagimu patung-patung lelaki dan engkau bersundal dengan mereka. Engkau mengambil dari pakaianmu yang berwarna-warni untuk menutupi mereka dan engkau mempersembahkan kepada mereka minyak-Ku dan ukupan-Ku. Juga makanan-Ku yang Kuberikan kepadamu--tepung yang terbaik, minyak dan madu Kuberikan makananmu--engkau persembahkan kepada mereka menjadi persembahan yang harum, demikianlah firman Tuhan ALLAH.

>> Yerusalem yang disayangi dan dipelihara Allah, dijadikan-Nya mempelai kesayangan, telah mengkhianati-Nya dengan melakukan persundalan Bhakti kepada patung-patung Berhala yang menjijikkan bagi Allah. Segala pemberian Allah justru malah diberikan lagi kepada patung-patung berhala itu. 

Bahkan, engkau mengambil anak-anakmu lelaki dan perempuan yang engkau lahirkan bagi-Ku dan mempersembahkannya kepada mereka menjadi makanan mereka. Apakah persundalanmu ini masih perkara enteng bahwa engkau menyembelih anak-anak-Ku dan menyerahkannya kepada mereka dengan mempersembahkannya sebagai korban dalam api? Dalam segala perbuatan-perbuatanmu yang keji dan persundalanmu itu engkau tidak teringat lagi kepada masa mudamu, waktu engkau telanjang bugil sambil menendang-nendang dengan kakimu dalam lumuran darahmu. Dan sesudah segala kejahatanmu itu--celaka, celakalah engkau! Demikianlah firman Tuhan ALLAH--engkau membangun bagimu tempat yang tinggi dan membuat bagimu bukit pengorbanan di tiap-tiap tanah lapang. Pada setiap persimpangan jalan engkau membangun bukit pengorbanan dan menjual kecantikanmu menjadi kekejian dengan merenggangkan kedua pahumu bagi setiap orang yang lewat, sehingga persundalanmu bertambah-tambah.

>> Perbuatan Yerusalem malah lebih mengerikan lagi dengan mengorbankan anak-anak lelaki dan perempuan kepada kepada patung-patung berhala itu. Mereka tidak mengingat lagi perbuatan baik Allah bagi mereka di masa lampau.  

Engkau bersundal dengan orang Mesir, tetanggamu, si aurat besar itu, sehingga persundalanmu bertambah-tambah, yang menimbulkan sakit hati-Ku. Lihat, Aku telah melawan engkau dan telah mengurangi bagianmu dan menyerahkan engkau kepada kesewenang-wenangan orang-orang yang membenci engkau, yaitu perempuan-perempuan Filistin, yang merasa malu melihat tingkah lakumu yang mesum itu. 

Engkau bersundal juga dengan orang Asyur, oleh karena engkau belum merasa puas; ya, engkau bersundal dengan mereka, tetapi masih belum merasa puas. 

Engkau memperbanyak lagi persundalanmu dengan negeri perdagangan Kasdim, tetapi dengan itu juga engkau belum merasa puas. Betapa besar hawa nafsumu itu, demikianlah firman Tuhan ALLAH, engkau yang melakukan segala-galanya ini, yaitu perbuatan seorang perempuan sundal jahanam, yang membangun tempatmu yang tinggi pada setiap persimpangan jalan dan membuat bukit pengorbananmu di tiap-tiap tanah lapang. 

Tetapi engkau tidak seperti sundal biasa, oleh karena engkau menolak upah sundal. Hai isteri yang berzinah, yang memeluk orang-orang lain ganti suaminya sendiri. Kepada semua perempuan sundal orang memberi upah, tetapi engkau sebaliknya, engkau yang memberi hadiah umpan kepada semua yang mencintai engkau sebagai bujukan, supaya mereka dari sekitarmu datang kepadamu untuk bersundal. Maka dalam persundalanmu engkau adalah kebalikan dari perempuan-perempuan yang lain; bukan orang yang mengejar engkau hendak bersundal; tetapi engkau yang memberi upah persundalan, sedang engkau tidak diberi apa-apa; itulah kebalikannya padamu.

>> Allah menggambarkan Yerusalem yang bersundal itu sebagai perempuan sundal yang tidak mau menerima upah persundalannya, melainkan bahkan memberikan uang dan hadiah bagi pria yang berzinah dengannya. Ini menggambarkan hawa nafsu kejahatan yang mereka lakukan sudah menguasai diri mereka hingga bukan mereka terpaksa melakukan itu, melainkan sudah inisiatif dan keinginan mereka yang tidak terbendung lagi. Intinya Yerusalem sudah berniat ingin selalu melakukan persundalan mereka. 

Oleh karena itu, hai perempuan sundal, dengarkanlah firman TUHAN! 

Beginilah firman Tuhan ALLAH: 

Oleh karena engkau menghamburkan kemesumanmu dan auratmu disingkapkan dalam persundalanmu dengan orang yang mencintaimu dan dengan berhala-berhalamu yang keji dan oleh karena darah anak-anakmu yang engkau persembahkan kepada mereka, sungguh, oleh karena itu Aku akan mengumpulkan semua kekasihmu, yaitu yang merayu hatimu, baik yang engkau cintai maupun yang engkau benci; 

Aku akan mengumpulkan mereka dari sekitarmu untuk melawan engkau dan Aku akan menyingkapkan auratmu di hadapan mereka, sehingga mereka melihat seluruh kemaluanmu. 

Aku akan menghakimi engkau seperti orang menghakimi perempuan-perempuan yang berzinah dan yang menumpahkan darah dan Aku akan melampiaskan atasmu murka dan cemburuan-Ku. 

Aku akan menyerahkan engkau di dalam tangan mereka dan mereka akan meruntuhkan tempatmu yang tinggi dan merusakkan bukit-bukitmu, mereka akan menelanjangi engkau, akan merampas perhiasan-perhiasanmu dan membiarkan engkau telanjang bugil. Mereka akan menyuruh bangkit sekumpulan orang melawan engkau, yang melempari engkau dengan batu dan memancung engkau dengan pedang-pedang mereka. Mereka akan membakar rumah-rumahmu dan menjatuhkan hukuman kepadamu di hadapan banyak perempuan. Dengan demikian Aku membuat engkau berhenti bersundal dan upah sundal tidak akan kauberikan lagi. Demikianlah Aku melampiaskan murka-Ku kepadamu sehingga cemburu-Ku kepadamu reda kembali; barulah Aku merasa tenang dan tidak sakit hati lagi.

>> Allah berjanji jika Yerusalem tidak bertobat, maka Allah akan membuat mereka malu dengan menyerahkan mereka ke tangan musuh yang akan menghancurkan dan membunuh mereka dengan kejam. Demikianlah Allah menyatakan murka-Nya kepada umat yang mengkhianati-Nya itu.  

Oleh karena engkau tidak teringat lagi kepada masa mudamu, tetapi dengan semuanya ini membuat Aku gemetar kemarahan, sungguh, Aku juga akan menimpakan kelakuanmu atas kepalamu, demikianlah firman Tuhan ALLAH. 

Bukankah engkau melakukan kemesuman ini lagi di samping segala perbuatan-perbuatanmu yang keji? Lihat, setiap penyair akan mengatakan sindiran ini mengenai engkau: Begitu ibu, begitu anak! Anak ibumu engkau, yang jijik melihat suaminya dan anak-anaknya lelaki, dan adik kakak-kakakmu perempuan engkau, yang jijik melihat suami-suami mereka dan anak-anak mereka lelaki. 

Ibumu adalah orang Heti dan ayahmu adalah orang Amori. Kakakmu yang tertua ialah Samaria, yang beserta anak-anaknya perempuan diam di sebelah utaramu, dan kakakmu yang termuda ialah Sodom, yang beserta anak-anaknya perempuan diam di sebelah selatanmu. Bukankah engkau hidup menurut perbuatan mereka dan engkau lakukan seperti perbuatan-perbuatan mereka yang keji; sebentar lagi saja engkau berbuat lebih jahat dari mereka dalam seluruh hidupmu. Demi Aku yang hidup, demikianlah firman Tuhan ALLAH, sesungguh-sungguhnya Sodom, kakakmu yang termuda beserta anak-anaknya perempuan tidak berbuat seperti engkau lakukan beserta anak-anakmu perempuan.

Lihat, inilah kesalahan Sodom, kakakmu yang termuda itu: kecongkakan, makanan yang berlimpah-limpah dan kesenangan hidup ada padanya dan pada anak-anaknya perempuan, tetapi ia tidak menolong orang-orang sengsara dan miskin. Mereka menjadi tinggi hati dan melakukan kekejian di hadapan-Ku; maka Aku menjauhkan mereka sesudah Aku melihat itu. 

Dan Samaria tidak membuat setengahpun dari dosa-dosamu, bahkan engkau melakukan lebih banyak kekejian dari mereka berdua, sehingga dengan segala kekejian-kekejianmu yang engkau lakukan, engkau membuat kakak-kakakmu perempuan kelihatan benar. Tanggunglah nodamu, hai engkau, yang mengakibatkan hukuman lebih ringan kepada kakak-kakakmu perempuan; dengan dosa-dosamu yang lebih keji dari mereka, mereka lebih benar dari padamu. Biarlah engkau merasa malu dan tanggunglah nodamu, oleh karena engkau membuat kakak-kakakmu perempuan kelihatan benar."

Firman Tuhan itu mengingatkan bahwa Yerusalem yang tadinya adalah debu tanah, bukan siapa-siapa, tidak punya alasan untuk menyombongkan diri. Namun Allah mengasihi mereka, mengangkat mereka, dan memberi banyak berkat. Sayangnya, Yerusalem melupakan semua kebaikan Tuhan itu. Mereka hidup dalam dosa yang bahkan lebih jahat daripada Sodom dan Samaria. Sodom dikenal karena kesombongan, hidup mewah, dan tidak peduli pada orang miskin. Tetapi perbuatan Yerusalem jauh lebih parah, sampai-sampai Sodom dan Samaria terlihat lebih benar dibanding mereka. Karena itu Allah menyatakan bahwa hukuman atas Yerusalem pasti datang. 

Kisah Yerusalem dalam Yehezkiel 16 juga menjadi peringatan bagi orang percaya di zaman sekarang. Dosa di masa kini mungkin tidak lagi berupa penyembahan patung kayu atau batu, tetapi tetap sama di hati. Banyak orang menggantikan Tuhan dengan hal-hal duniawi. Uang, jabatan, kemampuan, waktu, bahkan teknologi yang seharusnya dipakai untuk memuliakan Tuhan, justru dijadikan pusat hidup. Semua itu berubah menjadi “berhala” baru. 

Dosa utama Yerusalem adalah kesombongan dan merasa bisa hidup tanpa Tuhan. Hal yang sama bisa terjadi sekarang, ketika seseorang terlalu percaya pada tabungan, koneksi, kepintaran, atau kekuatannya sendiri, dan tidak lagi bersandar pada Tuhan. Kekayaan dan kenyamanan hidup sering dianggap lebih penting daripada Tuhan yang memberi semuanya. Orang mengejar kesenangan, kemewahan, dan hidup enak, tetapi menutup mata terhadap orang miskin dan menderita. 

Selain itu, ada juga dosa kompromi. Ini terjadi ketika seseorang mengorbankan kejujuran dan kebenaran demi diterima lingkungan, demi jabatan, atau demi keuntungan pribadi. Nilai-nilai dunia diterima walaupun bertentangan dengan firman Tuhan. Semua ini menunjukkan hati yang tidak setia. Pesan utamanya jelas. Ketika seseorang sudah menerima begitu banyak kebaikan, kasih, dan pengajaran dari Tuhan, tetapi tetap memilih hidup menurut keinginan dunia, maka dosanya menjadi lebih berat. Kisah Yerusalem mengingatkan bahwa anugerah Tuhan bukan alasan untuk hidup semaunya, melainkan panggilan untuk hidup setia dan rendah hati di hadapan-Nya.

Demikianlah firman TUHAN kita dengarkan, semoga dapat memberi berkat buat kita semua. Tuhan Yesus memberkati.

Kecongkakan mendahului kehancuran,
dan tinggi hati mendahului kejatuhan.
Lebih baik merendahkan diri di hadapan TUHAN,
daripada binasa karena kesombongan.

Amsal 16:18 (TB)

Amin.

Komentar