07 Januari 2026
Yehezkiel 13 tentang "Nabi Palsu" Seri Nabi Besar
Shaloom Bapak Ibu Saudara/i yang terkasih dalam Kristus Yesus. Dalam Kesempatan ini kita akan merenungkan bersama mengenai orang-orang yang mengatakan dirinya nabi, namun mereka itu jahat dan menyesatkan. Semoga kita semua bisa mendapat berkat dari firman Tuhan tersebut. Tuhan Yesus memberkati.
Yehezkiel 13:1-23
Hukuman terhadap nabi-nabi palsu
Kemudian datanglah firman TUHAN kepadaku:
"Hai anak manusia, bernubuatlah melawan nabi-nabi Israel, bernubuatlah dan katakanlah kepada mereka yang bernubuat sesuka hatinya saja: Dengarlah firman TUHAN!
>> Allah melihat begitu banyak perbuatan orang yang mengaku sebagai nabi di Israel, yaitu orang yang bernubuat sesuka hati mereka
Beginilah firman Tuhan ALLAH:
Celakalah nabi-nabi yang bebal yang mengikuti bisikan hatinya sendiri dan yang tidak melihat sesuatu penglihatan. Seperti anjing hutan di tengah-tengah reruntuhan, begitulah nabi-nabimu, hai Israel! Kamu tidak mempertahankan lobang-lobang pada tembokmu dan tidak mendirikan tembok sekeliling rumah Israel, supaya mereka dapat tetap berdiri di dalam peperangan pada hari TUHAN. Penglihatan mereka menipu dan tenungan mereka adalah bohong; mereka berkata: Demikianlah firman TUHAN, padahal TUHAN tidak mengutus mereka, dan mereka menanti firman itu digenapi-Nya. Bukankah penglihatan tipuan yang kamu lihat dan tenungan bohong yang kamu katakan, kalau kamu berkata: Demikianlah firman TUHAN, padahal Aku tidak berbicara?
>> Allah sesungguhnya memperhatikan orang-orang yang menyebut dirinya nabi itu: mereka seperti orang yang tidak mau diberitahu, hanya menuruti keinginan hatinya saja. Allah menyamakan mereka bagaikan seekor anjing hutan di tengah-tengah reruntuhan.
Anjing hutan, adalah hewan pemburu yang siap menerkam apa saja untuk mencari makan, namun pada saat itu ia tidak berada di habitat aslinya, melainkan berada di antara reruntuhan. Di tempat mereka berada itu akan sulit ditemukan apa yang bisa mereka makan, alias mereka kelaparan. Jadi demikianlah nabi-nabi palsu itu seperti anjing hutan yang kelaparan mencari mangsa mereka, dengan mengatakan nubuat-nubuat palsu atau memukau orang lemah, dengan harapan mereka bisa mencari keuntungan dari orang yang disesatkan itu.
Saya ingat pernah berjumpa dengan orang seperti itu, mengatakan ia adalah hamba Tuhan. Orang itu sangat lihai berbicara ditambah dengan kepribadiannya yang menarik. Ia mengajak berdoa, membaca Firman Tuhan dan mengatakan hal-hal yang akan dialami oleh kami di masa depan. Sungguh mengagumkan bahwa Ia bisa mengetahui masa depan kami. Namun, pada akhirnya pembicaraan itu menuju pada meminta dukungan dana. Itulah nabi palsu yang sudah mulai beredar di mana-mana.
Mari kita lihat, apa pernyataan Tuhan atas mereka:
Sebab itu, beginilah firman Tuhan ALLAH, oleh karena kamu mengatakan kata-kata dusta dan melihat perkara-perkara bohong, maka Aku akan menjadi lawanmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH. Aku akan mengacungkan tangan-Ku melawan nabi-nabi yang melihat perkara-perkara yang menipu dan yang mengucapkan tenungan-tenungan bohong; mereka tidak termasuk perkumpulan umat-Ku dan tidak akan tercatat dalam daftar kaum Israel, dan tidak akan masuk lagi di tanah Israel; dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah Tuhan ALLAH.
>> Allah sendiri yang menyatakan akan menjadi lawan para nabi palsu yang menyesatkan orang benar. Orang-orang itu sudah dicoret dari dalam daftar nama bangsa Israel, mereka tidak akan bisa masuk ke dalam tanah Israel. Dengan bahasa lain mereka sudah jadi orang yang terkutuk.
Oleh karena, ya sungguh karena mereka menyesatkan umat-Ku dengan mengatakan: Damai sejahtera!, padahal sama sekali tidak ada damai sejahtera--mereka itu mendirikan tembok dan lihat, mereka mengapurnya-- katakanlah kepada mereka yang mengapur tembok itu: Hujan lebat akan membanjir, rambun akan jatuh dan angin tofan akan bertiup! Kalau tembok itu sudah runtuh, apakah orang tidak akan berkata kepadamu: Di mana sekarang kapur, yang kamu oleskan itu? Oleh sebab itu beginilah firman Tuhan ALLAH: Di dalam amarah-Ku Aku akan membuat angin tofan bertiup dan di dalam murka-Ku hujan lebat akan membanjir, dan di dalam amarah-Ku rambun yang membinasakan akan jatuh. Dan Aku akan meruntuhkan tembok yang kamu kapur itu dan merobohkannya ke tanah, supaya dasarnya menjadi kelihatan; tembok kota itu akan runtuh dan kamu akan tewas di dalamnya. Dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN. Begitulah Aku akan melampiaskan amarah-Ku atas tembok itu dan kepada mereka yang mengapurnya dan Aku akan berkata kepadamu: Lenyap temboknya dan lenyap orang-orang yang mengapurnya, yaitu nabi-nabi Israel yang bernubuat tentang Yerusalem dan melihat baginya suatu penglihatan mengenai damai sejahtera, padahal sama sekali tidak ada damai sejahtera, demikianlah firman Tuhan ALLAH."
>> Allah dalam amarah-Nya terhadap para nabi palsu tersebut, berjanji akan menghancurkan "tembok yang didirikan dan dikapur" mereka. Artinya para nabi palsu itu mungkin merasa bahwa mereka telah mendirikan suatu benteng pertahanan yang kokoh dengan tipu muslihat yang mereka buat itu, sehingga tidak akan ada yang bisa menyerang mereka. Namun, Tuhan menghancurkan lenyap tembok pertahanan itu. Hukuman telah menanti bagi mereka.
Hukuman terhadap nabiah-nabiah palsu
"Engkau anak manusia, tujukanlah mukamu kepada kaum perempuan bangsamu yang bernubuat sesuka hatinya saja dan bernubuatlah melawan mereka.
>> Demikianlah kuasa kegelapan bekerja dengan cara yang spesifik. Para nabi laki-laki mungkin ditolak dalam hatinya oleh kaum perempuan di tempat itu. Mereka akan lebih mudah mendengar perkataan seorang perempuan. Maka diutus lah para nabiah palsu yang 'bernubuat sesuka hatinya' dengan tujuan menyesatkan para perempuan lemah yang mudah dibohongi. Nabi Yeremia diperintah Allah untuk bernubuat melawan mereka.
Pernah suatu ketika ibu mertua saya (alm), kedatangan seorang ibu tua yang kelihatan sangat ramah dan penuh kasih di wajahnya. Ibu itu mohon bertamu sejenak saja karena dia tahu ibu mertua saya adalah orang Kristen. Jadi ibu mertua saya mempersilakan masuk dan mereka berbicara tentang berbagai hal. Saya turut mendengarkan dan saya ingat sekali apa yang mereka bicarakan. Ibu tua tersebut mengatakan bahwa ia mendengar Tuhan berbicara padanya mengenai apa yang akan dialami oleh ibu mertua saya, ia juga mengatakan mengenai masa depan anak-anaknya (saya dan istri saya). Karena mengetahui hal tersebut agak mencurigakan, maka saya hanya bisa berdoa kepada Allah agar Tuhan memblokir segala kuasa kegelapan dan membungkus kami sekeluarga dalam lindungan Roh Kudus. Setelah itu tidak lama lagi ibu itu keluar dan ibu saya memberikan sejumlah uang kepadanya. Modus yang serupa dengan apa yang sudah saya ceritakan sebelumnya mengenai hamba Tuhan.
Apa ciri-ciri yang Allah sampaikan tentang nabiah palsu tersebut?
Katakanlah: Beginilah firman Tuhan ALLAH:
Celakalah dukun-dukun perempuan, yang mengikatkan tali-tali azimat pada semua pergelangan dan mengenakan selubung pada kepala semua orang, tua atau muda, untuk menangkap jiwa orang.
Apakah kamu hendak menangkap jiwa orang yang termasuk umat-Ku dan membiarkan orang-orang lain hidup untuk kepentinganmu? Kamu melanggar kekudusan-Ku di tengah-tengah umat-Ku hanya demi beberapa genggam jelai dan beberapa potong roti, dengan membunuh orang-orang yang tidak patut mati, dan membiarkan hidup orang-orang yang tidak patut hidup, dalam hal kamu berbohong kepada umat-Ku yang sedia mendengar bohong.
Oleh sebab itu beginilah firman Tuhan ALLAH: Aku akan menentang tali-tali azimatmu, dengan mana kamu menangkap jiwa orang dan Aku akan mengoyakkannya dari tanganmu dan melepaskan seperti burung-burung, orang-orang yang kamu tangkap. Aku akan mengoyakkan selubungmu dan akan melepaskan umat-Ku dari tanganmu dan mereka tidak lagi menjadi mangsa di dalam tanganmu. Dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN.
Oleh karena kamu melemahkan hati orang benar dengan dusta, sedang Aku tidak mendukakan hatinya, dan sebaliknya kamu mengeraskan hati orang fasik, sehingga ia tidak bertobat dari kelakuannya yang fasik itu, dan kamu membiarkan dia hidup.
Oleh sebab itu kamu tidak lagi melihat perkara-perkara yang menipu dan mengucapkan tenungan-tenungan bohong; Aku akan melepaskan umat-Ku dari tanganmu dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN."
>> Para nabiah palsu tersebut terbukti tidak hanya menjual jimat-jimat pengaman, namun juga tega membunuh orang tidak bersalah, dan membela orang yang bersalah, hanya demi uang. Inilah membuat Allah sangat murka dan menjadi lawan mereka dengan menentang mereka secara tegas. Allah akan membela dan melepaskan umat-Nya yang dibelenggu oleh mereka.
Apa yang Tuhan Yesus sampaikan mengenai hal ini?
Matius 24:24
Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga.
Bagi kita di masa kini, kita wajib waspada mengenai segala bentuk ajaran sesat dan perkataan kosong yang diucapkan orang yang mengatakan "Tuhan berbicara demikian pada saya", atau "Saya bermimpi demikian", sebab itu dapat berupa nubuat-nubuat palsu seperti yang telah disampaikan Allah bagi kita hari ini.
Kiranya Tuhan Yesus memberkati.
Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas.
Matius 7:15
Amin.
Komentar
Posting Komentar