Yesaya 49 Part 1 "Hamba TUHAN sebagai terang di antara bangsa-bangsa" Seri Nabi Besar by Febrian
27 Agustus 2025
Yesaya 49 Part 1 "Hamba TUHAN sebagai terang di antara bangsa-bangsa" Seri Nabi Besar
Yesaya 49:1-26 [TB2-LAI]
Hamba TUHAN sebagai terang di antara segala bangsa
[Yesaya bernubuat kepada semua orang] Dengarkanlah aku, hai pulau-pulau, perhatikanlah, hai bangsa-bangsa yang jauh!
TUHAN telah memanggil aku sejak dari kandungan; ia menyebut namaku sejak dari rahim ibuku.
Ia membuat mulutku seperti pedang tajam dan mengamankan aku dalam naungan tangan-Nya. Ia menjadikan aku anak panah yang runcing dan menyembunyikan aku dalam tabung panah-Nya.
Ia berfirman kepadaku:
[TUHAN, Allah berfirman kepada umat Israel] "Engkaulah hamba-Ku, hai Israel, dan melaluimu Aku akan menyatakan keagungan-Ku."
[Yesaya mewakili umat Israel menjawab TUHAN] Namun, aku berkata:
"Aku telah bersusah payah dengan percuma, dan menghabiskan kekuatanku dengan sia-sia dan tak berguna; tetapi hakku ada pada TUHAN dan upahku pada Allahku."
Sekarang, berfirmanlah TUHAN, yang membentuk aku sejak dari kandungan untuk menjadi hamba-Nya, untuk mengembalikan Yakub kepada-Nya, dan supaya Israel dikumpulkan kepada-Nya-
sungguh, aku dipermuliakan di mata TUHAN, dan Allahku menjadi kekuatanku.
Beginilah firman-Nya,
[TUHAN, Allah berfirman] "Terlalu kecil bagimu hanya untuk menjadi hamba-Ku, hanya untuk menegakkan suku-suku Yakub dan mengembalikan orang-orang Israel yang luput.
Aku akan membuat engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa supaya karya keselamatan-Ku yang sampai ke ujung bumi."
[Yesaya bernubuat kepada semua orang] Beginilah firman TUHAN, Penebus Israel, Allahnya yang Mahakudus, kepada dia yang dihinakan orang, kepada dia yang dijijikkan bangsa-bangsa, kepada hamba penguasa-penguasa:
[TUHAN, Allah berfirman] "Raja-raja akan melihat perbuatan-Ku, lalu bangkit memberi hormat, dan pembesar-pembesar akan sujud menyembah, oleh karena TUHAN yang setia oleh karena Yang Mahakudus, Allah Israel, yang memilih engkau."
Dari bacaan firman Tuhan di atas, kita dapat mempelajari, bahwa Allah ingin menjadikan Nabi Yesaya sebagai pembawa terang firman Tuhan kepada banyak bangsa, bukan hanya kepada bangsa Israel. Allah ingin semua bangsa di dunia menyaksikan kemuliaan Allah Yang Maha Kuasa pencipta Alam Semesta ini.
Umat Israel diberi penguatan iman, agar mereka menyadari sepenuhnya bahwa keadaan mereka akan dipulihkan dan mereka akan melihat dengan mata kepala mereka sendiri TUHAN, Allah sendiri yang akan menyelamatkan mereka. Allah akan menyatakan keagungan-Nya melalui bangsa Israel.
Bagi kita di zaman sekarang ini, firman Tuhan ini tetap berlaku dan akan tetap terjadi sampai sepanjang masa. Apa maknanya bagi kita? Tuhan menjadikan bangsa Israel sebagai alat untuk memuliakan Nama-Nya yang kudus. Kita harus menyadari, jika kita sudah menjadikan Kristus adalah Juru Selamat kita pribadi, berarti kita adalah bangsa Israel secara rohani di Mata Allah. Artinya kita semua juga memiliki tugas utama, yaitu membawa kemuliaan Tuhan di dunia ini.
Dalam keseharian kita, dalam interaksi kita di dunia ini, senantiasa perbuatan dan perkataan kita harus mencerminkan Kristus.
Galatia 2:19-20
2:19 Sebab aku telah mati oleh hukum Taurat untuk hukum Taurat, supaya aku hidup untuk Allah. Aku telah disalibkan dengan Kristus; 2:20 namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.
Jadi jangan sampai kita masih menyangka bahwa kita berkuasa atas hidup kita, sadarilah bahwa Penguasa tunggal kita adalah Kristus yang hidup di dalam kita. Segala perkataan yang lahir dari pikiran kita harus berasal dari Kehendak Kristus Yang hidup di dalam kita.
2 Korintus 10:5
Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus,
Jadi mulai saat ini, kita wajib menawan segala pikiran yang ada di dalam kita kepada Kristus agar kemuliaan-Nya terpancar melalui kehidupan kita.
Karena telah ternyata, bahwa kamu adalah surat Kristus, yang ditulis oleh pelayanan kami, ditulis bukan dengan tinta, tetapi dengan Roh dari Allah yang hidup, bukan pada loh-loh batu, melainkan pada loh-loh daging, yaitu di dalam hati manusia
Amin.
Komentar
Posting Komentar