Yesaya 34 tentang "Murka Allah atas orang fasik" Seri Nabi Besar by Febrian
06 Agustus 2025
Yesaya 34 tentang "Murka Allah atas orang fasik" Seri Nabi Besar
Shaloom Bapak Ibu Saudara/i yang terkasih dalam Kristus Yesus. Dalam Kesempatan ini kita akan merenungkan bersama mengenai Murka Allah yang melanda bangsa Edom. Semoga kita semua bisa mendapat berkat dari firman Tuhan tersebut.
Kiranya Tuhan Yesus memberkati.
Yesaya 34 <-- Klik di sini untuk membaca seluruh ayat
Nubuat Nabi Yesaya di atas, menyerukan hukuman Tuhan yang dahsyat atas segala bangsa yang menentang-Nya, dengan Edom sebagai contoh utamanya. TUHAN, Allah Semesta Alam menegaskan keadilan-Nya dan kedaulatan-Nya di dunia.
Berikut adalah beberapa pokok pikiran utama dari pasal tersebut:
1. Murka Allah atas orang fasik
Yesaya 34:1-4
Ayat-ayat ini berisi seruan Nubuat bagi semua bangsa dan seluruh ciptaan untuk memperhatikan, karena Tuhan akan menghukum semua bangsa yang menentang Israel. Hukuman ini sangat dahsyat, sampai-sampai langit digulung dan tentara-tentaranya gugur seperti daun kering. Kedaulatan dan kemurkaan Tuhan yang melampaui batas bumi, bahkan sampai ke langit. Murka Tuhan bisa terjadi atas siapa saja yang menentang-Nya, baik di bumi maupun di langit. Bayangkan Murka Allah itu sebuah badai yang sangat dahsyat, tidak akan melanda satu kota saja, tetapi juga seluruh dunia, bahkan alam semesta ini. Badai adalah gambaran kecil dari murka Tuhan yang dahsyat dan tak tertandingi.
2. Allah turun menumpas orang fasik
Yesaya 34:5-10
Nubuat Yesaya menyinggung Edom sebagai contoh nyata hukuman Tuhan, kepada bangsa yang memiliki hubungan kekerabatan dengan Israel, tetapi terus-menerus memusuhi mereka. Hukuman Allah yang dijatuhkan sangat mengerikan, digambarkan dengan pedang berlumuran darah dan lemak korban. Edom akan hancur total, menjadi tempat yang terbakar abadi dan reruntuhan yang tidak pernah didiami lagi oleh manusia. Hukuman Tuhan itu adil dan pasti akan terjadi bagi mereka yang menentang-Nya, dengan Edom sebagai contoh.
Ayat 8 dengan jelas menyebutkan bahwa ini adalah "hari pembalasan dan tahun pengganjaran karena perkara Sion." Ini menunjukkan bahwa hukuman atas Edom adalah balasan terhadap perlakuan mereka terhadap umat Tuhan. Kerajaan Edom, meskipun secara geografis dekat, secara rohani jauh dari Tuhan. Perilaku Edom kepada Israel adalah seperti seorang saudara yang mengkhianati keluarganya sendiri, yang pada akhirnya harus menerima konsekuensi yang berat.
3. Gambaran kehancuran Edom
Yesaya 34:11-17
Di sini diberikan gambaran kehancuran Edom, di mana tanah bangsa itu akan menjadi tempat kediaman bagi binatang-binatang buas dan makhluk-makhluk yang dianggap najis, seperti undan, landak, burung hantu, dan jin. Namun, bagian paling menarik adalah ayat 16-17. Ayat-ayat ini menantang pembaca untuk memeriksa "kitab TUHAN" dan melihat bahwa semua nubuat ini pasti akan terjadi. Ini bukan kebetulan; semuanya telah diatur dan direncanakan oleh Tuhan sendiri.
Dapat kita ketahui bahwa dalam Ayat 16 dinyatakan, bahwa tidak ada satu pun dari janji atau nubuat Tuhan yang akan gagal.
Ibarat seorang arsitek yang merencanakan sebuah bangunan dengan sangat detail, Tuhan juga telah merencanakan segala sesuatu, termasuk hukuman bagi Edom. Setiap detail, dari binatang apa yang akan mendiami reruntuhan hingga bagaimana tanah itu akan dibagi, sudah tertulis dan pasti akan terlaksana.
Melalui Yesaya 34, kita diingatkan bahwa Tuhan adalah pribadi yang kudus dan adil. Keadilan-Nya tidak dapat dihindari, dan janji-janji-Nya, baik tentang hukuman maupun keselamatan, pasti akan digenapi.
2 Tawarikh 7:14
Komentar
Posting Komentar