Choose to Honor - Jenny Oentoro
09 November 2025
Choose to Honor: In Giving
Jenny Oentoro
Jenny Oentoro IFGF Jakarta1 Samuel 30 kehidupan Daud
Efek Wow dalam kehidupan Daud.
1. Memberikan penghormatan - Gratitude
Memilih untuk menghormati orangtua adalah hal yang paling sulit, apalagi menghormati Allah yang tidak kelihatan.
1 Samuel 30:6 (TB)
Dan Daud sangat terjepit, karena rakyat mengatakan hendak melempari dia dengan batu. Seluruh rakyat itu telah pedih hati, masing-masing karena anaknya laki-laki dan perempuan. Tetapi Daud menguatkan kepercayaannya kepada TUHAN, Allahnya.
Hazaq = Tied himself Back to God
Mazmur 77:11-12 (TB)
Aku hendak mengingat perbuatan-perbuatan TUHAN, ya, aku hendak mengingat keajaiban-keajaiban-Mu dari zaman purbakala. Aku hendak menyebut-nyebut segala pekerjaan-Mu, dan merenungkan perbuatan-perbuatan-Mu.
Daud mengingat segala perbuatan Allah yang ajaib, pada waktu kesesakan. Ia dikuatkan oleh iman karena ingatan itu. Mari ingatlah perbuatan Ajaib dari Allah. Ia telah menjawab doa-doamu pada masa lalu, Ia pasti juga akan mengabulkan doa kita lagi.
Doa yang benar itu wajib diucapkan, apapun di hadapan Allah termasuk uneg-uneg yang terdalam di hati kita.
Gratitude say: I May list everything, but I'm still have the Source!
2. Generosity - is Gratitude in Motion
Kemurahan adalah ucapan syukur yang bergerak.
Petrus berjalan di atas air pada saat Badai terjadi di kapal. Justru di tengah suatu masalah yang menakutkan Mukjizat ajaib bisa terjadi.
Daud meninggalkan 200 orang yang lelah dan takut. Ternyata di tengah jalan ia bertemu dengan orang-orang Mesir setengah mati kelaparan. Daud berhenti dan memberi mereka makan, ia ingat kebaikan Allah bagi dirinya. Ia mau memberi pada orang asing yang memerlukan. Daud memberi merek roti dan air kepeda orang Mesir itu. Ternyata, orang-orang Mesir itu lah yang menjadi kunci pertolongan bagi Daud bisa tertolong.
Orang yang hatinya memiliki kasih, pasti selalu ingin menolong orang yang butuh pertolongan. Seringkali kita diizinkan memutuskan apakah hati kita memiliki kasih yang dikehendaki Allah, untuk berhenti dan menolong orang?
Banyak yang mencibir, "Aku sendiri punya banyak masalah, mau menolong? Aku yang perlu ditolong!!" Apakah itu kata hati kita?
Ingatlah kebaikan hati Allah bagi kita di masa lalu, jangan hanya pada waktu kita senang, berhasil, sukses, sehat, tapi justru di saat kita dalam masalah, kesusahan dan kemalangan. Allah akan menunjukkan Mukjizat ajaib-Nya.
Daud akhirnya menang dan bisa membebaskan seluruh keluarganya, karena pertolongan Tuhan. Orang-orang Mesir itu mengambil peranan juga dalam keberhasilan itu.
Kunci: Roti, Air dan pengorbanan Daud membawa keberhasilan dan kelimpahan dari Allah.
Hasil: Pemulihan kehidupan Daud dan Kelimpahan.
Kesaksian Stacy putri Ibu Jenny dan PJO: ia kehilangan cincin kawin nya. Cincin itu tidak ternilai harganya, jadi ia terpukul sekali. Di saat yang bersamaan, Stacy harus beri persembahan untuk pembangunan rumah Tuhan.
Bisa terjadi dalam hidup ini ujian yang diizinkan Allah terjadj di saat kita mau berbuat sesuatu yang besar buat Allah.
Efesus 3:20-21 (TB)
20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita,
21 bagi Dialah kemuliaan di dalam jemaat dan di dalam Kristus Yesus turun-temurun sampai selama-lamanya. Amin.
Generasi penerus kita harus juga dibangun dengan dasar ini, yaitu kita hidup bukan atas kuasa kita, tapi kuasa Allah.
Pemberian kita tidak memanipulasi Allah, tapi hati kita mau memprioritaskan Allah dalam kesulitan kita,
3. Giving: Love in Action
1 Samuel 3:21-23
1 Samuel 30:21-23 (TB)
21 Ketika Daud sampai kepada kedua ratus orang yang telah terlalu lelah untuk mengikuti Daud, yang telah dibiarkannya tinggal di dekat sungai Besor, maka keluarlah orang-orang ini menyongsong Daud dan menyongsong rakyat yang bersama-sama dengan dia. Daud mendekati orang-orang itu dan memberi salam kepada mereka.
22 Kemudian mulailah berbicara semua orang jahat dan orang dursila di antara orang-orang, yang ikut pergi bersama-sama dengan Daud itu, katanya: "Karena mereka tidak ikut pergi bersama-sama dengan kita, janganlah kita berikan kepada mereka apa-apa dari jarahan yang kita selamatkan itu, kecuali kepada masing-masing mereka isterinya dan anak-anaknya. Itu boleh mereka bawa, dan biarlah mereka pergi!"
23 Tetapi Daud berkata: "Janganlah kamu, saudara-saudaraku, berbuat demikian, dengan apa yang diberikan TUHAN kepada kita; sebab Ia telah melindungi kita, dan menyerahkan ke dalam tangan kita gerombolan yang menyerang kita.
Rasa syukur mengubah ownership menjadi stewardship.
Daud tidak hanya memberi kepada rakyat atau pengikutnya, tapi juga sharing kepada para tua-tua di Yehuda.
2 Samuel 30:26
Offering = Persembahan karena ucapan syukur atas kebaikan yang telah diberikan Allah kepada kita
Generous Giving = Sumbangan kemurahan hati
1 Tawarikh 29:10-18 (TB)
10 Lalu Daud memuji TUHAN di depan mata segenap jemaah itu. Berkatalah Daud: "Terpujilah Engkau, ya TUHAN, Allahnya bapa kami Israel, dari selama-lamanya sampai selama-lamanya.
11 Ya TUHAN, punya-Mulah kebesaran dan kejayaan, kehormatan, kemasyhuran dan keagungan, ya, segala-galanya yang ada di langit dan di bumi! Ya TUHAN, punya-Mulah kerajaan dan Engkau yang tertinggi itu melebihi segala-galanya sebagai kepala.
12 Sebab kekayaan dan kemuliaan berasal dari pada-Mu dan Engkaulah yang berkuasa atas segala-galanya; dalam tangan-Mulah kekuatan dan kejayaan; dalam tangan-Mulah kuasa membesarkan dan mengokohkan segala-galanya.
13 Sekarang, ya Allah kami, kami bersyukur kepada-Mu dan memuji nama-Mu yang agung itu.
14 Sebab siapakah aku ini dan siapakah bangsaku, sehingga kami mampu memberikan persembahan sukarela seperti ini? Sebab dari pada-Mulah segala-galanya dan dari tangan-Mu sendirilah persembahan yang kami berikan kepada-Mu.
15 Sebab kami adalah orang asing di hadapan-Mu dan orang pendatang sama seperti semua nenek moyang kami; sebagai bayang-bayang hari-hari kami di atas bumi dan tidak ada harapan.
16 Ya TUHAN, Allah kami, segala kelimpahan bahan-bahan yang kami sediakan ini untuk mendirikan bagi-Mu rumah bagi nama-Mu yang kudus adalah dari tangan-Mu sendiri dan punya-Mulah segala-galanya.
17 Aku tahu, ya Allahku, bahwa Engkau adalah penguji hati dan berkenan kepada keikhlasan, maka aku pun mempersembahkan semuanya itu dengan sukarela dan tulus ikhlas. Dan sekarang, umat-Mu yang hadir di sini telah kulihat memberikan persembahan sukarela kepada-Mu dengan sukacita.
18 Ya TUHAN, Allah Abraham, Ishak dan Israel, bapa-bapa kami, peliharalah untuk selama-lamanya kecenderungan hati umat-Mu yang demikian ini dan tetaplah tujukan hati mereka kepada-Mu.
Ketika kita memberi dan kita tahu kepada siapa kita memberi, maka pemberian kita itu bukanlah kehilangan, tapi keuntungan.
Gratitude
Generosity
Giving
Amin.

Komentar
Posting Komentar