Yesaya 32 tentang "Allah menyelamatkan dan memulihkan umat-Nya" Seri Nabi Besar by Febrian

03 Agustus 2025

Image by Freepik.com

Yesaya 32 tentang "Allah menyelamatkan dan memulihkan umat-Nya" Seri Nabi Besar

Shaloom Bapak Ibu Saudara/i yang terkasih dalam Kristus Yesus. Dalam Kesempatan ini kita akan merenungkan bersama mengenai betapa Allah yang mengasihi umat ciptaan-Nya, berkenan turun menyelamatkan mereka dan memulihkan keadaan mereka. Semoga kita semua mendapatkan berkat dari firman Tuhan di atas. Tuhan Yesus memberkati.

Yesaya 32:1-8 [TB2-LAI]

Raja yang adil

Sesungguhnya, seorang raja akan memerintah menurut kebenaran, dan pemimpin-pemimpin akan memimpin menurut keadilan, mereka masing-masing akan seperti tempat perteduhan terhadap angin dan tempat perlindungan terhadap angin ribut, seperti aliran-aliran air di tempat kering, seperti naungan sebuah batu besar di tanah yang tandus.

Mata orang-orang yang melihat tidak akan tertutup lagi, dan telinga orang-orang yang mendengar akan menyimak. Hati orang-orang yang terburu-buru akan tahu menimbang-nimbang, dan lidah orang yang gagap akan dapat berbicara lancar dan jelas. 

Orang bebal tidak akan disebut lagi orang berbudi luhur, dan penipu tidak akan dikatakan terhormat. Sebab, orang bebal mengatakan kebebalan, dan hatinya merencanakan kejahatan; ia melakukan kefasikan dan mengatakan hal yang menyesatkan tentang TUHAN, membiarkan perut orang lapar tetap kosong dan orang haus tanpa minuman. 

Tipu daya para penipu sungguh jahat, ia merancang perbuatan-perbuatan keji untuk mencelakakan orang sengsara dengan perkataan dusta, sekalipun orang miskin membela haknya. Akan tetapi, orang berbudi luhur merancang hal-hal luhur, ia selalu menjunjung semua yang luhur.

Dalam nubuatnya, Nabi Yesaya menggambarkan Allah berkehendak untuk memulihkan kerajaan Israel, memberikan akal budi kepada orang yang taat dan setia, sebaliknya membalas kejahatan orang yang berlaku fasik. Allah adalah setia dan adil, Ia akan memulihkan segala sesuatunya sesuai rancangan-Nya yang semula di bumi ini.

Yesaya 32:9-14a [TB2-LAI]

Peringatan kepada perempuan-perempuan Yerusalem

Hai perempuan-perempuan yang hidup aman, bangunlah, dengarkanlah suaraku, hai Anak-anak perempuan yang hidup tenteram, perhatikanlah perkataanku! Dalam waktu setahun lebih, kamu akan gemetar, hai orang-orang yang hidup tenteram, sebab panen buah anggur akan gagal, dan tidak ada panen yang lain lagi

Gentarlah, hai perempuan-perempuan yang hidup aman, gemetarlah, hai perempuan-perempuan yang hidup tenteram, tanggalkanlah dan gantilah pakaianmu, kenakanlah kain kabung pada pinggangmu! Pukullah dadamu, ratapilah ladangmu yang permai, dan pokok anggur mu yang  berbuah lebat. Ratapilah tanah bangsaku yang ditumbuhi onak dan duri, ya, segala rumahmu tempat bersenang-senang di kota yang bersorak-sorai. Sebab, purimu akan ditinggalkan dan  kotamu yang ramai akan jadi sepi. 

Dalam ayat bacaan di atas, digambarkan suatu kerajaan yang hidupnya dalam kelimpahan dan aman, namun sesungguhnya Allah tidak berkenan akan semuanya itu. Orang fasik akan dihukum sesuai perbuatannya. Tidak akan ada lagi orang yang berkuasa atas umat perjanjian Allah, sebaliknya mereka akan direndahkan. Nubuatan kehancuran ini ditujukan bagi bangsa penjajah yang menikmati kesenangan di dalam kerajaan Israel. 

Pemulihan akan terjadi pada waktu Roh Allah turun dari Surga memulihkan segala sesuatunya. Dinubuatkan, bahwa Allah akan memulihkan Yerusalem seperti rancangan Allah yang semula. Tidak ada lagi kesengsaraan, semua akan dipulihkan kembali: 

Yesaya 32:14b-20

Bukit dan Menara akan menjadi tanah rata untuk selama-lamanya, menjadi tempat bersenang-senang bagi keledai hutan dan tempat makan rumput bagi kawanan ternak, sampai dicurahkan kepada kita Roh dari atas: 

  • padang gurun akan menjadi kebun buah-buahan, kebun buah-buahan akan dianggap hutan. 
  • Keadilan akan tinggal di padang gurun, kebenaran akan menetap di kebun buah-buahan. Di mana kebenaran ditegakkan di sana akan ada damai sejahtera, dan buah kebenaran ialah ketenangan dan ketenteraman untuk selama-lamanya. 
  • Bangsaku akan menetap di tempat yang damai, di tempat tinggal yang tenteram, di tempat peristirahatan yang aman.
  • Hutan runtuh oleh hujan es dan kota akan direndahkan serendah-rendahnya.
Berbahagialah kamu yang boleh menabur dekat aliran air, yang dapat melepas sapi dan keledainya berjalan merumput!

Sungguh Allah Maha Baik dan Pengasih serta Penyayang. Tidak selama-lamanya murka-Nya, melainkan Ia bertindak untuk menyelamatkan dan memulihkan umat Israel yang disayangi-Nya.

Demikianlah kita sebagai umat Israel rohani yang dikasihi Allah, mungkin keadaan kita saat ini tidak baik atau mungkin dalam penderitaan, ingatlah bahwa tidak selama-lamanya Allah membiarkan hal itu. Ia bersegera akan menyelamatkan dan memulihkan keadaan kita. Hanya, duduk diam dalam keadaan kita, berharaplah akan kasih setia-Nya yang akan dinyatakan kepada kita.

Sebab kasih setia-Mu lebih baik daripada hidup; 
bibirku akan memegahkan Engkau.

Mazmur 63:3

Amin.

Komentar